Satu bulan sudah sejak saya memutuskan untuk membuat sebuah blog, diawali dengan mendaftar diblogger, tetapi pendaftaran diblogger berakhir dengan mengecewakan, karena saya tidak bisa melakukan upload gambar. Mencari solusi dengan googling dan melakukan semua saran yang ada tidak menolong juga. Akhirnya saya meninggalkan blogger pada hari yang sama saat saya mendaftar, ironis :( .

Akhirnya untuk mendapat tempat blogging yang enak tanya kanan kiri keteman-teman yang sudah punya blog, pilihan jatuh diwordpress, singkat kata jadilah blog saya di wordpress, dengan artikel perdana “Membuat Daftar Isi dengan Microsoft Word”. Inspirasi artikel tersebut adalah istri saya sendiri, ketika mengerjakan tugas akhir daftar isi diketik dengan cara manual, mencetak semua dokumen yang ada kemudian melihat satu persatu dokumen dan mengetik bab dan nomor halamannya, padahal dokumen diketik dengan microsoft word :D , ketika terjadi revisi maka hancurlah daftar isi yang dibuat dan harus memeriksa satu persatu supaya halamannya sesuai, setelah artikel tersebut selesai saya tunjukkan keistri saya, dan dia “marah-marah” kenapa nggak dari dulu dikasih tahu :D , yaaa kalau nggak ada salah kan nggak balajar :p .

Setelah hampir satu bulan diwordpress, saya baru menyadari ternyata theme dan plugin yang ada diwordpress tidak bisa ditambah sesuai dengan keinginan kita, jadi hanya bisa memakai yang sudah ada. Permasalahan lainnya wordpress tidak mengijinkan memasang iklan semacam google adsense dan teman-temannya diwordpress, juga tidak mengijinkan sebuah review untuk keperluan paid to review.

Akhirnya dengan kelemahan-kelemahan tersebut dan keinginan untuk membuat blog yang sesuai dengan keinginan, maka saya memutuskan untuk membeli sebuah domain dan web hosting. Karena “provokasi” yang dilancarkan adik saya :D , maka jadilah saya membeli domain dan web hosting di jagoan hosting, blog saya yang baru bisa dikunjungi disini. Semoga dengan blog baru bisa menambah semangat untuk bisa berbagi bersama. Keep Fighting, be happy and keep smile :) .


Saya mendapatkan istilah ini pertama kali di websitenya isnaini, ketika membaca profilnya, “Seorang blogger, punya pekerjaan wah dan sah”, ternyata wah dan sah adalah sebuah singkatan dari work at home dan stay at home.

Internet yang semakin dikenal oleh masyarakat memungkinkan kita semua untuk bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan dari rumah, banyak perkerjaan yang bisa dilakukan dari rumah, dan ini semua karena didukung oleh kemajuan internet.

Beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah dengan dukungan internet adalah PPC (pay per click), PTR (pay to review) dan affilate.

PPC(pay per click)

Untuk mendapatkan penghasilan dari PPC syarat utama adalah mempunyai sebuah web site yang banyak/sering dikunjungi. Penghasilan didapat jika pemilik website memasang iklan pada website. Jika ada pengunjung mengklik iklan tersebut maka pemilik website akan memperoleh penghasilan dari jumlah klik yang dilakukan oleh pengunjung web site. Penyedia layanan PTC antara lain gogle adsense, adbrite dan bidvertiser. Ada juga penyedia layanan PTC lokal yaitu kliksaya, ppcindo, kumplublogger, indofad dan adspeedy.

Tantangan untuk mendapatkan penghasilan dari PTC adalah bagaimana membuat sebuah website yang menarik dan membuat banyak orang tertarik untuk berkunjung dan tertarik untuk kembali lagi.

PTR(paid to review)

Penghasilan dari layanan ini didapat apabila kita menulis review atas produk yang telah ditentukan. Syaratnya sama dengan PPC, kita harus mempunyai sebuah website. Beberapa penyedia layanan ini mensyaratkan website dengan pagerank yang tinggi, tetapi ada juga yang tidak. Ada juga yang mensyaratkan semua isi website ditulis dalam bahasa inggris, tetapi ada juga layanan yang menerima website dengan bahasa indonesia, tetapi dari semua layanan yang ada review harus tetap ditulis dalam bahasa inggris. Penyedia layanan PTR antara lain blogvertise, sponsoredreview, reviewme, smorty dan paypercost.

Affilate

Program ini menawarkan penghasilan jika kita bisa membawa pengunjung website kita untuk masuk ke website penyedia layanan affiliate dan melakukan registrasi atau pembelian pada website tersebut. Salah satu penyedia affiliasi adalah amazon.com yang menawarkan penghasilan jika kita berhasil membuat pengunjung website kita masuk ke amazon.com dan membeli salah satu produknya amazon. Syaratnya sama dengan PPC ataupun PTR harus mempunyai sebuah website.

Sumber : adibmubarrok.com


Domain name adalah alamat yang digunakan sebagai identitas di internet yang dituliskan dialamat url. Domain name didapat dengan mendaftarkan nama yang diinginkan dan membayar biaya tahunannya, tetapi ada juga yang menyediakan domain name gratis, yaa free domain name, gratis tanpa membayar. Tertarik ?, klik disini.

Web hosting adalah tempat yang digunakan untuk menyimpan file-file yang membentuk sebuah web site. Penyedia web hosting biasanya memberikan batasan besar file yang bisa ditempatkan sesuai dengan keanggotaannya. Semakin besar jumlah file yang akan ditempatkan semakin mahal pula biaya keanggotaannya. Ada tidak yang gratis ?, mmm….. ada :) , yaa ada free web hosting. Tertarik ?, klik disini.

Jika dianalogikan domain name dan web hosting seperti sebuah rumah. Domain name adalah alamat rumah dan web hosting adalah tanah tempat rumah tersebut dibangun.

Sumber : adibmubarrok.com


Menabung pangkal kaya, masih relevankah slogan ini diucapkan dimasa kini?, ditengah inflasi yang semakin menjadi. Uang yang ditabung dan disisihkan setiap bulannya bukannya bertambah melainkan semakin berkurang nilainya.

Ambil contoh sampai pertengahan tahun 2008, inflasi mencapai 7.37%, tetapi rata-rata suku bunga deposito untuk satu tahun sekitar 6.5% sebelum dipotong pajak (bunga tabungan biasanya lebih rendah dari bunga deposito), berarti untuk enam bulan suku bunga deposito hanya 3.25%, jika pajak bunga 20% dimasukkan maka suku bunga deposito untuk enam bulan menjadi hanya 2.6% artinya uang yang didepositokan nilainya turun sebesar 4.77% dalam enam bulan, itu baru penurunan dalam enam bulan, berapa penurunan dalam satu tahun?, bagaimana jika penurunan tersebut terakumulasi dalam beberapa tahun?. Menabung untuk sampai pada tujuan kaya tidak akan tercapai.

Lalu apa yang harus dilakukan, supaya nilai uang yang disisihkan tidak turun nilainya?. INVESTASIKAN !!!, ya diinvestasikan bukan ditabung, lalu investasi seperti apa yang bisa membuat nilai uang terhindar dari inflasi?.

Investasi emas, selama ini emas dikenal sebagai sarana investasi bagi banyak orang, “mata uang “ universal, selain itu emas juga bisa digunakan sebagai perhiasan. Pada masa krisis memegang emas adalah keputusan yang tepat, masalahnya memegang emas dalam jumlah banyak harus menyediakan tempat yang aman supaya bisa tidur dengan nyenyak :D , selain itu diperlukan uang yang tidak sedikit untuk bisa berinvestasi di emas.

Investasi tanah, mungkin semua setuju investasi tanah bisa membuat nilai uang terhindar dari inflasi dan tidak ada kata murah alias harganya selalu naik. Permasalahannya tanah tidak ada “pasar” untuk melakukan jual/beli, jika ingin menjual belum tentu ada pembeli, begitu juga sebaliknya, jodoh-jodohan kata sebagian orang, dan itu artinya investasi tanah tidak likuid. Selain itu dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

Investasi direksadana, reksadana?, yaa reksadana. Investasi direksadana bisa dilakukan setiap bulan dengan uang mulai ratusan ribu, lebih murah dari investasi emas maupun tanah. Reksadana mudah untuk dicairkan, seperti halnya emas dan jika reksadana yang dipilih adalah reksadana saham maka anda seperti memiliki sebuah perusahaan, anda seperti memiliki tanah, gedung dan aset perusahaan tersebut, artinya seperti investasi di tanah juga kan ? :) .

Jadi kenapa tidak memulai berinvestasi direksadana?. Menabung pangkal kaya? Tidak lagi. Berinvestasi pangkal kaya? Semoga :) . SALAM PERUBAHAN!!.

Sumber : adibmubarrok.com


Ada tiga komponen pokok dalam reksadana :

1. Pemodal

Adalah masyarakat yang menempatkan dananya untuk diinvestasikan oleh manajer investasi.

2. Manajer Investasi (MI)

Adalah institusi yang telah mendapat ijin dari BAPEPAM yang bertanggung jawab atas kegiatan investasi, meliputi pemilihan jenis investasi, menganalisa resiko, momonitor kinerja dan melakukan tindakan yang diperlukan atas analisa yang telah dilakukan. Untuk MI reksadana saham misalnya, tugas MI adalah menganalisa laporan keuangan perusahaan, menentukan apakah saham tersebut layak dibeli atau dijual dan melakukan aksi beli atau jual atas hasil analisa yang telah dilakukan. Pemodal yang menempatkan dana tinggal menerima ”hasil bersih”.

3. Bank Kustodian (BK)

Adalah bank yang bertugas mengimpan kekayaan reksadana. Misal manajer investasi memilih menempatkan dana pemodal pada instrumen saham dan obligasi maka lembar saham dan obligasi yang dibeli disimpan atas nama reksadana dibank kustodian. Jadi dana yang disetorkan pemodal kemanajer investasi bukan merupakan bagian dari kekayaan manajer investasi ataupun bank kustodian, sehingga sewaktu-waktu manajer investasi tutup, kekayaan reksadana tersimpan aman dibank kustodian. Selain bertugas sebagai penyimpan kekayaan tugas bank kustodian lainnya adalah sebagai adminstrator. Laporan pembelian, penjualan dan laporan saldo akhir masing-masing pemodal diproses oleh bank kustodian bukan oleh manajer investasi.

Cara Kerja Reksadana

Gambar diatas adalah mekanisme kerja reksadana, diambil dari buku ”Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern

1. Permohonan pembelian atau penjualan kembali unit penyertaan.

2. Penyetoran dana pembelian unit penyertaan atau pembayaran hasil penjualan kembali.

3. Perintah transaksi investasi.

4. Eksekusi transaksi investasi.

5. Konfirmasi transaksi.

6. Perintah penyelesaian transaksi.

7. Penyelesaian transaksi dan penyimpanan harta.

8. Informasi Nilai Aktiva Bersih (NAB)/Unit secara harian melalui media massa.

9. Laporan valuasi harian dan bulanan.

10.Laporan bulanan kepada BAPEPAM.

Daftar Pustaka

Pratomo, Eko Priyo dan Ubaidillah Nugraha, 2004, Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Sumber : adibmubarrok.com


Cicilan yang bisa dihitung bisa cicilan KPR, mobil, sepeda motor atau apapun yang dicicil :D, bisa juga cicilan untuk mengumpulkan sejumlah uang dimasa yang akan datang. Untuk menghitung cicilan bisa menggunakan fungsi pmt() yang ada dimicrosoft excel. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pmt(), yaitu :

  • Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
  • Nper, jumlah angsuran yang dilakukan.
  • Pv, nilai saat ini atau hutang saat ini yang diambil.
  • Fv, nilai akan datang atau nilai yang diinginkan dimasa datang.
  • Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.

Contoh 1:
Berapa cicilan perbulan rumah seharga Rp.200.000.000, selama 5 tahun dengan bunga 9.75%?, dengan menggunakan fungsi pmt() , masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :

  • Rate = 9.75%/12, karena angsuran dilakukan perbulan
  • Nper = 5×12 = 60
  • Pv = 200000000
  • Fv = 0
  • Type = 0

Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -4,224,848.73

Contoh 2:
Berapa yang harus saya tabung perbulan, jika waktu pensiun 25 tahun lagi saya ingin mempunyai uang sebesar Rp.1.000.000.000, dengan asumsi bunga tabungan 12%, tanpa ada potongan bunga dan biaya administrasi?, dengan menggunakan fungsi pmt(), masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :

  • Rate = 12%/12, karena angsuran dilakukan perbulan
  • Nper = 25×12 = 300
  • Pv = 0
  • Fv = 1000000000
  • Type = 0

Dari masukkan diatas maka akan didapat nilai -532,241.42

Contoh 3:
Saat ini saya mempunyai uang Rp.10.000.000 yang ada ditabungan. Berapa yang harus saya tabung perbulan, jika waktu pensiun 25 tahun lagi saya ingin mempunyai uang sebesar Rp.1.000.000.000, dengan asumsi bunga tabungan 12%, tanpa ada potongan bunga dan biaya administrasi?, dengan menggunakan fungsi pmt(), masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :

  • Rate = 12%/12, karena angsuran dilakukan perbulan
  • Nper = 25×12 = 300
  • Pv = -10000000, karena saya sudah mengeluarkan uang dan menyimpannya ditabungan
  • Fv = 1000000000
  • Type = 0

Dari masukkan diatas maka akan didapat nilai -426,919.01

Malas menghitung cicilan hutang/kredit, download file excel disini gratis.

Sumber : adibmubarrok.com


Umumnya investasi yang dikenal masyarakat adalah tanah, emas ataupun rumah, ada bentuk investasi lain yang sedang berkembang saat ini dengan nama reksadana, sebenarnya apa itu reksadana?. Berdasarkan Undang-undang Pasar Modal no.8 tahun 1995, pasal 1 ayat(27) reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi yang telah mendapat ijin dari Bapepam

Berdasarkan instrumen dimana reksadana diinvestasikan, reksadana dibagi menjadi empat jenis.

Reksadana Pasar Uang (RDPU)
Reksadana yang diinvestasikan 100% pada efek pasar uang, secara umum yang masuk kategori efek pasar uang adalah deposito, SBI, obligasi serta efek hutang lainnya dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Karena diinvestasikan dideposito atau SBI maka reksadana ini memiliki imbal hasil seperti deposito dan SBI, lalu apa bedanya RDPU dengan deposito?

  • Dari sisi jumlah uang yang diinvestasikan RDPU lebih rendah dari deposito, beberapa bank mensyaratkan minimal deposito diatas 20 juta sedangkan RDPU bisa didapat dengan uang beberapa ratus ribu, artinya dengan uang yang lebih sedikit pemodal bisa menikmati imbal hasil seperti deposito.
  • Dari sisi likuiditas RDPU lebih likuid dari deposito, karena RDPU bisa dicairkan kapan saja, sedangkan deposito baru bisa dicairkan setelah tanggal jatuh temponya.
  • Keuntungan lainnya karena RDPU merupakan kumpulan dari beberapa pemodal, maka dana yang dimasukkan dideposito lebih besar jadi pihak bank bisa memberikan bunga lebih besar dari deposito untuk pemodal perorangan.

Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)
Reksadana yang diinvestasikan sekurang-kurangnya 80% kedalam efek bersifat hutang, pada umumnya RDPT memanfaatkan instrumen obligasi pada sebagian besar portofolionya.
Jangan tertipu dengan kata-kata pendapatan tetap pada nama reksadana ini, RDPT bukan berarti setiap bulan kita akan mendapatkan pendapatan tetap, ini hanyalah sebuah nama :),
karena diinvestasikan diobligasi RDPT memiliki imbal hasil seperti obligasi, biasanya obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan memberikan imbal hasil lebih besar dari deposito ataupun SBI, permasalahnnya harga satuan obligasi terlalu besar untuk ukuran pemodal perorangan, bisa mencapai angka milyar untuk satu lembarnya, dengan adanya RDPT ini pemodal perorangan bisa menikmati imbal hasil obligasi dengan modal yang minimal. Keuntungan RDPT yang lainnya adalah adanya kemungkinan mendapatkan capital gain dari kenaikan harga obligasi dan tentu ada kemungkinan kerugian juga, mengalami capital loss dari penurunan harga obligasi.

Reksadana Saham (RDS)
Reksadana yang diinvestasikan sekurang-kurangnya 80% kedalam efek bersifat ekuitas (saham). Berbeda dengan RDPU dan RDPT yang mendapatkan imbal hasil dari bunga, RDS mendapatkan imbal hasil dari kenaikan harga saham dan deviden yang dibagi. Belum banyak masyarakat yang berinvestasi langsung kesaham, karena memang tidak mudah untuk melakukannya dibutuhkan keahlian untuk melakukan analisa dan memilih saham yang tepat. RDS merupakan solusi yang tepat bagi yang ingin melakukan investasi disaham tapi belum/tidak mampu melakukan analisa, karena itu akan menjadi tugas dari manajer investasi.

Reksadana Campuran (RDC)
Reksadana yang melakukan investasi dalam efek ekuitas dan efek hutang yang perbandingan alokasinya tidak termasuk dalam kategori RDPT dan RDS.
Reksadana ini bisa menjadi pilihan pemodal yang menginginkan investasi diefek ekuitas (saham) maupun diefek hutang (obligasi/deposito). Jadi dengan memilih RDC dana pemodal akan diinvestasikan ke berbagai macam instrumen investasi.

Daftar Pustaka
Pratomo, Eko Priyo dan Ubaidillah Nugraha, 2004, Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Sumber : adibmubarrok.com




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.